Atenuasi dan Distorsi Pada Transmisi Data

Ketika sinyal ditansmisikan tidak akan bebas dari berbagai ngangguan. Mulai dari pelemahan sinyal (atenuasi), delay, lebar pita terbatas sampai derau saluran. Nah, kali ini kita akan membahas beberapa gangguan tadi agar kita dapat memahami bahwasanya media transmisi memiliki keterbatasan – keterbatasan tersendiri.

  • Ateunasi¬†

Atenuasi adalah melemahnya atau menurunnya level daya sinyal akibat pengaruh jarak transmisi. Untuk menghindari gangguan atenuasi ini, maka jarak media transmisi dibatasi sehingga pengaruh dari gangguan atenuasi tidak banyak mengganggu kualitas sinyal. pengaruh atenuasi terhadap sinyal berbeda – beda antara media transmisi satu dengan yang lainnya. Untuk mengatasi hal ini, bisa juga menggunakan perangkat amplifier atau repeater, yang berfungsi untuk meningkatkan kembali level daya sinyal. Selain jarak, atenuasi sinyal juga merupakan fungsi dari frekuensi. Karena sinyal data biasanya memiliki beberapa komponen frekuensi, maka amplifier biasanya di desain berbeda – beda menyesuaikan dengan frekuensi sinyal. Alat seperti ini disebut dengan equalizer.

  • Distorsi Tunda

Kecepatan yang berbeda Рbeda sesuai frekuensi sinyal merupakan karakteriktis dari sinyal sinusoidal. Padahal, sinyal data yang kita kirim melalui media transmisi, memiliki beberapa komponen frekuensi. Ini mengakibatkan waktu sampai sinyal berbeda Рbeda sesuai komponen frekuensinya. Akibatnya, sinyal akan mengalami distorsi tunda, yaitu ketika satu simbol dengan simbol lainnya tidak sampai dalam waktu yang tetap. Distorsi semacam ini bisa juga mengakibatkan satu simbol bertindihan dengan simbol lainnya, atau yang disebut dengan interferensi antar simbol (intersymbol interference).

 

 

Referensi :

Komunikasi Data dan Jaringan.Amik DCC Bandar Lampung.

Leave a Reply